Rancangan Pola Kehidupan (Kejadian 2:7)

Apa yang ada dahulu dan sekarang, semua ada polanya. Begitu juga kehidupan kita memiliki pola. Dan inilah yang membedakan manusia dengan ciptaan yang lain.

Allah menghembuskan napas hidup pada manusia, inilah pola pertama yang mengartikan manusia memiliki atau dilengkapi dengan karakter Kristus. Manusia menjadi pribadi yang luar biasa, yang dilengkapi kekuatan untuk menghadapi masalah. Namun adakah pribadi yang tidak menyukai hal ini?

Iblis dari sejak dahulu hingga sekarang tidak pernah menyukai pola yang Allah berikan kepada manusia, dan iblis selalu ingin setiap manusia jatuh dalam dosa dan maut. Miliki dasar yang kuat dalam hidup kita melalui kebenaran Firman Tuhan. Keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup menjatuhkan manusia ke dalam dosa.

Yohanes 2 : 13-16, Tuhan Yesus ingin setiap kita memiliki hidup yang berkenan kepada-NYA dan memiliki ketulusan hati. Di dalam hal dunia, setiap orang pasti mementingkan keuntungan; tetapi yang harus kita ingat adalah bukan tentang untung dan kerugian namun menyalibkan kedagingan kita. Jangan pernah kecewa akan apa yang kita alami, asal hati kita tetap percaya pada Tuhan Yesus dan pertolonganNYA maka kesulitan apapun juga Tuhan Yesus adalah satu-satunya Jalan keluarnya.

Setiap kita dibentuk Tuhan menjadi anak-anak Tuhan yang hebat bukan di gereja dan pelayanan saja akan tetapi berdampak untuk semua orang sehingga banyak jiwa menerima keselamatan dan mengikut Tuhan Yesus.

Bangun pola hidup rohani kita dalam mengikut Tuhan Yesus berdasarkan Kasih, yang tidak saling menjatuhkan namun saling mendukung satu sama lain.

Karakter dan ketatan kita pada Tuhan Yesus menentukan hari depan kita. Hidup bagi Kristus, dengan hidup tidak bercela. Kesabaran Tuhan Yesus kepada kita adalah kesempatan kita memperbaiki hidup sesuai dengan Firman Tuhan untuk beroleh kehidupan kekal.

Jaga hidup kita dalam kekudusan, tidak ada yang tersembunyi di hadapan tahta Allah. Persembahkan hidup kita kepada Allah, dengan menjalani hidup kita dengan pola dan karakter Kristus dalam setiap kehidupan kita.

*sumber: Kotbah Firman Tuhan Pdt. Jonah Hadiwibowo (Tangerang) di GBIS Kepunton