Pengurapan (I Tawarikh 13 : 1-14)

Pengurapan identik dengan minyak, pengurapan pada Perjanjian Lama digunakan sebagai lambang perkenanan Allah pada orang pilihanNYA.
Roh Kudus menjadi pengurapan orang-orang percaya, pengurapan Roh Kudus bertujuan supaya orang-orang percaya dapat beroleh kekuatan dalam pelayanan dan meraih kemenangan di dalam Tuhan Yesus. Secara mendasar pengurapan adalah tindakan Allah, mari hidup dalam pengurapan.
Roh Kudus memimpin kita dari 'zero to hero', Tuhan selalu memberi pengurapan yang baru. Dari hidup yang senantiasa diberkati dijadikan Tuhan menjadi berkat untuk banyak orang untuk kemuliaan nama Tuhan Yesus.
Roh Kudus memampukan kita menghadapi segala badai kehidupan dan beroleh kemenangan seturut kehendak Bapa kita, Tuhan Yesus. Semakin penuh pengurapan maka kita akan semakin berhikmat dan semakin kreatif, karena kita semakin dekat dengan Kristus 'Sang Kreator'.
Berdirilah teguh dan berjalan seturut Firman Tuhan, Tuhan menyediakan pemulihan melalui pengurapan. Dimana pengurapan kita jaga dengan baik, maka hidup kita akan senantiasa dalam berkat Tuhan dan menjadi berkat.
Bangun hubungan yang intim dengan Firman Tuhan dan fokus pada apa yang telah Tuhan percayakan kepada kita untuk kita kerjakan.

"Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita."
(II Korintus 1 : 21 dan 22)


**sumber: Kotbah Firman Tuhan Pdt. Wim Agwin (GBIS Kepunton)