Penghakiman Terakhir (Yohanes 7 : 24)

Tuhan Yesus berfirman untuk anak-anak Tuhan memiliki kebijaksaan dalam hal perbuatan yang adil. Meskipun Tuhan mengijikan adanya penghakiman, namun berdoalah dan senantiasa hidup adil seturut Firman Tuhan.

Matius 7 : 1-5, mengerti Firman Tuhan harus diikuti dengan perbuatan sesuai dengan Firman Tuhan. Tuhan Yesus adalah Tuhan yang adil, miliki hikmat dalam hidup dan berserah pada keadilan Allah. Keindahan dan kemenangan pasti senantiasa ada dalam anak-anak Tuhan.

Penghakiman terakhir bertujuan untuk memisahkan orang-orang percaya dari kerajaan maut.

I Tesalonika 4 : 16 dan 17, setiap orang percaya yang telah terdahulu meninggal di dalam Tuhan akan mengalami kebangkitan bersama orang percaya yang masih hidup untuk beroleh kehidupan kekal bersama Tuhan Yesus. Tutup mata di bumi, buka mata di sorga.

Penghakiman bagi orang percaya adalah memberikan pahala kekal di dalam surga, namun penghakiman untuk orang tidak percaya adalah maut.

Saat mengalami pertobatan, maka setiap orang akan tetap tercantum di kitab Kehidupan. Senantiasa jaga hidup kita untuk tetap berada seturut Firman Tuhan, maka kita tetap berada di kitab Kehidupan pada akhirnya.

Percaya Tuhan Yesus dan berjalan dalam kebenaran Firman Tuhan untuk beroleh hidup kekal di surga.

“Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil.”
(Yohanes 7 : 24)

**sumber: Kotbah Firman Tuhan Pdt. Kris Santoso (GBIS Kepunton)