Penderitaan (Mazmur 42 : 6 dan 12)

Tuhan Yesus mengubah segala hal pahit kehidupan menjadi sukacita kekal bagi setiap kita.

Kelaparan, ketakutan dan ancaman dunia mengakibatkan krisis hubungan kita dengan Tuhan, penderitaan bisa diubah menjadi sukacita saat kita mengatasi krisis hubungan dengan Tuhan Yesus.

Teguh berpegang dengan pengakuan iman kepada Tuhan Yesus, maka pasti kita memperoleh sukacita surga. Miliki pemahaman yang benar tentang penderitaan dunia yang bisa dialami anak-anak Tuhan, karena Tuhan Yesus memiliki rencana yang indah untuk setiap hidup kita. (Ayub 2 : 1-13)

Penderitaan membentuk dan melatih iman setiap anak-anak Tuhan. Tuhan Yesus sendiri pasti menyatakan hidupNYA atas hidup kita, saat kita berjalan seturut Firman Tuhan dan setia melakukan-NYA.

Penderitaan yang dialami orang percaya adalah pernyataan Tuhan yang senantiasa menyertai hidup kita, yang pada waktu-NYA penderitaan itu diubah menjadi sukacita untuk kemuliaan nama Tuhan Yesus.

Hendaklah kita kuat di dalam Tuhan, Roh Kudus senantiasa memberikan kekuatan dan kuasa atas penderitaan dunia. (Efesus 6:11)

Senantiasa berdoa dan memohon hikmat pada Tuhan Yesus, maka kita memiliki cara pandang yang benar atas segala yang terjadi pada hidup kita.

Jaminan keteguhan iman adalah keselamatan kekal, pengakuan iman kita pada Tuhan Yesus adalah jalan setiap kita menemui kehidupan kekal di dalam Kerajaan Surga.

(Mazmur 42 : 6 dan 12)
“Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!”
“Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!”