Kekuatan Roh Kudus (Zakharia 4 : 6)

Secara akal manusia, rasanya mustahil kita sebagai anak-anak Tuhan memiliki tugas untuk membangun kembali apa yang telah hancur dengan kekuatan sendiri. Serahkan kebangunan rohani kita hanya kepada Tuhan, menggunakan keperkasaan dan kekuatan Allah maka tidak ada yang mustahil untuk dilakukan.

Orang yang diurapi dengan limpah masih bisa ada kekurangan dan kekeliruan, tidak ada yang sempurna. Saat kita melihat secara dunia maka kita akan kecewa, pandang hanya kepada Tuhan Yesus yang melayakkan setiap kita untuk melayani-NYA.

Setiap kita harus mau memperbaiki diri melalui kebenaran Firman Tuhan, makin lama makin indah dan makin lama makin tumbuh sehingga pada akhirnya kita menjadi sempurna saat menghadap tahta Allah.

Khayil, berarti manusia memiliki kekuatan yang melebihi ciptaan yang lain . Khod yang berarti semua kekuatan dan kemampuan bisa dipakai manusia. Dalam pelayanan dan keperkasaan manusia yang begitu banyak itu tidak banyak berarti.

Semua keperkasaan dan kekuatan kita tidak ada artinya jika kita tidak punya kuasa dari Surga. Segala keberhasilan asalnya dari Tuhan.

Hasil yang kita capai semuanya karena perkenanan Tuhan Yesus dalam hidup kita, dan hidup kita dalam rancangan-NYA (Yosua 10:11). Tanpa Tuhan, kita bukanlah siapa-siapa, tetaplah rendah hati.

Bersandarlah kepada Tuhan, berdoalah dalam pelayanan dan dalam segala aspek kehidupan kita. Jadikan hidup kita menjadi berkat bagi setiap orang, serahkan segalanya pada tangan Tuhan serta hidup menyenangkan hati Tuhan Yesus.

Mungkin saat ini kita sedang mengalami kegagalan, berserah penuh pada kekuatan Roh Kudus dan hidup dipimpin oleh Roh Kudus.

Allah sanggup menjamah apa yang tidak mampu kita jamah, Allah sanggup memperbaiki yang tidak bisa kita perbaiki.

**sumber: Kotbah Firman Tuhan Pdt. Jonatan Jap Setiawan (GBIS Kepunton)