Yunus didalam Perut Ikan 2

Ditulis oleh: GBIS Kepunton | 61 kali dibaca

Yunus didalam Perut Ikan 2
(Yohanes 2 : 1-10)

Yunus mengerti bahwa pukulan Allah bukan untuk membinasakan, melainkan agar orangnya bertobat kembali (Hosea 6:1). Allah adalah yang menghukum akan tetapi Allah juga yang memulihkan hidup orang percaya. Saat Tuhan memulihkan, Tuhan memberikan kehidupan yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Segala sesuatu yang dialami, sekalipun pahit, tapi itu adalah kebaikan Allah untuk diri kita. Saat kita mau bertobat; luka akan dibalut, sakit akan disembuhkan, kehancuran akan dipulihkan. Tuhan menghajar setiap orang percaya dengan kasih-NYA; kasih-NYA tidak pernah meninggalkan orang-orang percaya. Jangan putus asa saat menghadapi masalah kehidupan dan jangan tawar hati; miliki iman di dalam Yesus Kristus bahwa kita sudah menang di setiap permasahan hidup ini.

Orang Kristen yang sungguh-sungguh tidak perlu putus asa dan susah. Orang Kristen perlu di-shock therapy lebih dulu oleh Tuhan, sampai tidak berdaya; bisa sadar bahwa kita sebetulnya lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Tanpa Tuhan maka kita bukanlah siapa-siapa dan tidak bisa berbuat apa-apa.  

Jika seseorang merasa lebih kuat, Allah akan membantingnya lebih keras lagi supaya lepas dari segala pengharapan akan kekuatannya sendiri. Jangan pernah mengandalkan kepandaian, keahlian dan segala apa yang kita miliki; akan tetapi andalkan Tuhan di setiap langkah hidup kita. 

Belajar mengandalkan Allah dalam segala perkara. Belajar melepas segala macam prestasi dan potensi, serta meletakkannya di bawah kaki Tuhan. Semua prestasi, kekayaan tidak mungkin datang  kalau tidak diberi oleh Allah. 

Tuhan akan memberikan perkara-perkara besar secara jasmani maupun rohani, jikalau kita mau menyadari bahwa tanpa Tuhan, maka kita ini bukan apa-apa. Belajarlah penuh syukur dan berkorban (Yunus 2:9), jangan justru kita minta imbalan kepada Tuhan atas pelayanan yang kita lakukan.

Menjadi pelayan Tuhan, harus berani korban dan tidak menuntut korban dari Tuhan. Pelayanan adalah saluran berkat Tuhan  buat diri kita sendiri. Tuhan tidak pernah kekurangan orang untuk melayani di rumah-Nya. 

Belajarlah mengucap syukur dan berkorban, baik dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan, sekolah, istimewa dalam ibadah dan pelayanan.

Mau melakukan Firman Allah maka Tuhan pasti sediakan pahala dan kemuliaan, baik di dunia maupun di Surga. Lakukan kehendak-Nya dan kita akan mendapatkan yang terbaik dari Dia. 

Bagikan:


RENUNGAN FAVORIT

Ibadah Raya GBIS Kepunton

by: GBIS Kepunton | 02 November 2018

Sabat Yobel

by: GBIS Kepunton | 29 October 2018

Kasih Allah Tak Berkesudahan

by: GBIS Kepunton | 31 October 2018

Berdiri Teguh

by: GBIS Kepunton | 27 January 2019

Doa Yabes

by: GBIS Kepunton | 29 October 2018

Jatuh dalam Kesuksesan

by: GBIS Kepunton | 20 January 2019

Badai Topan

by: GBIS Kepunton | 21 April 2019

Penyertaan Allah

by: GBIS Kepunton | 02 November 2018

Kehidupan Doa

by: GBIS Kepunton | 06 May 2019

Berjalan di Atas Air II

by: GBIS Kepunton | 17 February 2019

RENUNGAN TERBARU

Lebih Bernilai

by: GBIS Kepunton | 22 September 2019

Dosa dalam Pekerjaan

by: GBIS Kepunton | 11 September 2019

Undang-Undang Permalingan

by: GBIS Kepunton | 01 September 2019

Hati Untuk Bangsa

by: GBIS Kepunton | 27 August 2019

Yunus didalam Perut Ikan 2

by: GBIS Kepunton | 18 August 2019

Ajar Kami Menghitung Sisa Umur Kami

by: GBIS Kepunton | 09 August 2019

Yunus didalam Perut Ikan

by: GBIS Kepunton | 04 August 2019

Sihir dan Okultisme

by: GBIS Kepunton | 31 July 2019

Saat Teduh

by: GBIS Kepunton | 01 July 2019

Tidur

by: GBIS Kepunton | 01 July 2019