Orang Kristen yang Sabar

Ditulis oleh: GBIS Kepunton | 76 kali dibaca

Orang Kristen yang Sabar
(Kolose 3 : 13)

Di zaman sekarang ini tidak mudah menemukan orang yang sabar. Banyak orang cenderung cepat-cepat dan sembarangan dalam mengerjakan segala sesuatu. Atau ketika dalam masalh dan pergumulan, kita sering mendengar nasehat yang mengatakan "Yang sabar ya". Lalu kita menimpali "Kesabaran ada batasnya". 

Sebenarnya apa itu kesabaran?

Kesabaran adalah ketenangan hati dalam menghadapi cobaan, kesabaran adalah lawan dari kemarahan yang tidak pada tempatnya, kemampuan untuk menahan diri dalam menghadapi situasi-situasi sulit; sifat tenang; tabah; tidak tergesa-gesa atau keburu nafsu. Ketika orang lain marah, menyakiti, atau berbuat jahat kepada kita, tanpa pikir panjang kita ingin segera mendamprat atau membalasnya. Apa bedanya kita dengan orang dunia jika demikian? Sebagai orang Krsiten kita dituntut untuk memiliki kesabaran dan saling bersabar satu sama lainnya, sebab kesabaran adalah bagian dari kasih, dan kekristenan itu identik dengan kasih. Tertulis "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong (I Korintus 13:4)

Di samping itu, kesabaran merupakan bagian dari buah-buah Roh yang harus terpancar dalam kehidupan orang percaya (Galatia 5 : 22-23). Jika kita mengaku diri sebagai orang Kristen atau pengikut Krsitus tapi kita tak punya kesabaran, maka kita perlu bertobat! Dengan kesabaran, seseorang dapat melihat hal-hal yang positif di tengah kesukaran sekalipun. Bukankah banyak orang Kristen yang tidak sabar menantikan pertolongan Tuhan dan akhirnya merekapun tidak mengalami berkat-berkat Tuhan? Kesabaran adalah kunci untuk sebuah hubungan kerjasama yang baik.

"Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan." (Amsal 15:18). Pertengkaran dan permusuhan seringkali terjadi ketika ada pihak yang tidak sabar alias mudah tersulut emosi. Oleh karena itu "Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar." (Pengkotbah 10:4)

"Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian." (Kolose 3:13)

Bagikan:


RENUNGAN FAVORIT

Ibadah Raya GBIS Kepunton

by: GBIS Kepunton | 02 November 2018

Sabat Yobel

by: GBIS Kepunton | 29 October 2018

Kasih Allah Tak Berkesudahan

by: GBIS Kepunton | 31 October 2018

Berdiri Teguh

by: GBIS Kepunton | 27 January 2019

Doa Yabes

by: GBIS Kepunton | 29 October 2018

Penyertaan Allah

by: GBIS Kepunton | 02 November 2018

Badai Topan

by: GBIS Kepunton | 21 April 2019

Jatuh dalam Kesuksesan

by: GBIS Kepunton | 20 January 2019

Kehidupan Doa

by: GBIS Kepunton | 06 May 2019

Berjalan di Atas Air II

by: GBIS Kepunton | 17 February 2019

RENUNGAN TERBARU

Dosa dalam Pekerjaan

by: GBIS Kepunton | 11 September 2019

Undang-Undang Permalingan

by: GBIS Kepunton | 01 September 2019

Hati Untuk Bangsa

by: GBIS Kepunton | 27 August 2019

Yunus didalam Perut Ikan 2

by: GBIS Kepunton | 18 August 2019

Ajar Kami Menghitung Sisa Umur Kami

by: GBIS Kepunton | 09 August 2019

Yunus didalam Perut Ikan

by: GBIS Kepunton | 04 August 2019

Sihir dan Okultisme

by: GBIS Kepunton | 31 July 2019

Saat Teduh

by: GBIS Kepunton | 01 July 2019

Tidur

by: GBIS Kepunton | 01 July 2019

Orang Kristen yang Sabar

by: GBIS Kepunton | 07 June 2019