Orang Tua : Imam Tuhan

Ditulis oleh: GBIS Kepunton | 60 kali dibaca

Orang Tua : Imam Tuhan
(Ulangan 6 : 6-7)

Orang tua dipanggil untuk menyatakan Allah terhadap anak-anaknya, itu dilakukan orangtua melalui teladan - pengajaran - tuntunan dalam berbagai macam bentuk ibdaha keluarga. Dan Orangtua juga dipanggil untuk membawa anak-anaknya kepad Allah, itu dilakukan orangtua melalui pelayanan doa.

Para orangtua yang menghendaki agar anak-anaknya mengenal Allah tidak cukup membawa mereka ke sekolah minggu tetapi orangtua harus memupuk hubungannya sendiri dengan Allah. Kalau orangtua tidak memiliki suatu hubungan yang hidup dengan yesus, mereka tidak dapat berharap untuk menyampaikan hubungan yang hidup itu kepada anak-anaknya. Bagaimanakah orangtua dapat meyakinkan anak-anaknya bahwa Allah penting kalau orangtua sendiri tidak pernah memberikan sedikit waktupun kepadaNYA? Berbahagialah anak-anak yang kebetulan menemui orangtuanya dari saat ke saat berlutut, yang melihat ibu dan ayahnya bangun pagi-pagi secara tetap menyediakan waktu khusus bersama Tuhan. Anak itu telah belajar melihat bahwa dalam kehidupan ini Allah sangat penting.

Dalam Ulangan 6 : 6-7 para orangtua haruslah mengajarkan berulang-ulang kepada anak-anaknya pendidikan agama. Pendidikan agama yang dimaksud adalah bahwa Firman Tuhan menjadu suatu titik hubungan untuk segala sesuatu yang berlaku dalam keluarga. Pada zaman sekarang ini seribu propaganda digembar-gemborkan di telinga dan pikiran anak-anak untuk menarik perhatiannya, oleh sebab itu setiap rumah tangga harus sungguh-sungguh dipenuhi dengan hadirat Yesus sehingga anak-anak menjumpai Yesus pada setiap tempat. Orang tua tidak dapat hanya memberikan pendidikan agama yang dangkal, setiap anggota keluarga masing-masing menurut tingkat pengertian dan daya tangkapnya perlu mengalami pengampunan kasih dan tangan Allah, masing-masing harus mengenal dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya.

Orantua adalah imam yang membawa anak-anaknya kepada Allah. Pada titik itu penting bagi orangtua untuk menyadari wewenang rohani yang ditanamkan Allah di dalam diri seseorang yang dipanggil untuk menjadi imam. Doa keluarga bukan sekedar kebiasaan yang baik, melainkan membawa anak-anak memasuki hubungan pribadi dengan Allah. Internet dan teknologi telekomunikasi mengubah pola komunikasi keluarga. Komunikasi antar anggota keluarga kian bergeser ke komunikasi berbasis teks dan suara. Keterbatasan waktu dan kesibukan orangtua membuat anak-anak tumbuh dengan panduan internet/teman/pengasuhnya. Komunikasi dengan tatap muka langsung yang membuat orangtua dan anak-anak dapat membaca mimik muka, bahasa tubuh hingga belaian/pelukan nyaris kian hilang. Oleh sebab itu orangtua harus dapat memanfaatkan waktu kebersamaan dengan anak-anaknya dengan membawa mereka kepada Allah. Sehingga anak-anak bertumbuh dalam pengenalan akan Allah dan memiliki Iman dalam Yesus yang merupakan senjata dalam memasuki peperangan dan persimpangan dalam hidup mereka.

Ayah!! Ibu!! Allah telah memanggil saudara untuk menjadi imam-imam bagi anak-anak saudara. Sadarilah tanggung jawab - wewang dan kuasa yang telah diberikan Allah kepada orangtua. Bila para orangtua mulai memahami peranan Imam itu sebagaimana yang dimaksudkan Allah, berkat-berkat yang akan disalurkan orangtua kepada anak-anaknya akan mempengaruhi setiap segi kehidupan anak-anak anda. 

Bagikan:


RENUNGAN FAVORIT

Ibadah Raya GBIS Kepunton

by: GBIS Kepunton | 02 November 2018

Sabat Yobel

by: GBIS Kepunton | 29 October 2018

Kasih Allah Tak Berkesudahan

by: GBIS Kepunton | 31 October 2018

Berdiri Teguh

by: GBIS Kepunton | 27 January 2019

Doa Yabes

by: GBIS Kepunton | 29 October 2018

Penyertaan Allah

by: GBIS Kepunton | 02 November 2018

Jatuh dalam Kesuksesan

by: GBIS Kepunton | 20 January 2019

Badai Topan

by: GBIS Kepunton | 21 April 2019

Berjalan di Atas Air II

by: GBIS Kepunton | 17 February 2019

Kehidupan Doa

by: GBIS Kepunton | 06 May 2019

RENUNGAN TERBARU

Yunus didalam Perut Ikan 2

by: GBIS Kepunton | 18 August 2019

Ajar Kami Menghitung Sisa Umur Kami

by: GBIS Kepunton | 09 August 2019

Yunus didalam Perut Ikan

by: GBIS Kepunton | 04 August 2019

Sihir dan Okultisme

by: GBIS Kepunton | 31 July 2019

Saat Teduh

by: GBIS Kepunton | 01 July 2019

Tidur

by: GBIS Kepunton | 01 July 2019

Orang Kristen yang Sabar

by: GBIS Kepunton | 07 June 2019

Orang Tua : Imam Tuhan

by: GBIS Kepunton | 06 June 2019

Bagaimana Kita Dibenarkan

by: GBIS Kepunton | 05 June 2019

Ujilah Apa yang Berkenan kepada TUHAN

by: GBIS Kepunton | 04 June 2019