Bagaimana Kita Dibenarkan

Ditulis oleh: GBIS Kepunton | 48 kali dibaca

Bagaimana Kita Dibenarkan
(Kejadian 15 : 6)

Dalam Kejadian 15 : 6 dituliskan "Lalu percayalah Abram kepada Tuhan, maka Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran". Dari ayat ini jelaslah bahwa orang dibenarkan pada saat Allah memperhitungkan dia sebagai kebenaran.

Bagaimana caranya kita dibenarkan?

Yang pertama, kita dibenarkan karena KASIH KARUNIA. Dalam Roma 3 : 24 dituliskan "Oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus" jadi pembenaran bukan berdasarkan jasa kita atau apapun yang telah kita lakukan, kita dibenarkan bukan karena perbuatan kita tetapi merupakan hadiah cuma-cuma.

Kita dibenarkan karena DARAH KRISTUS. Dalam Roma 5 : 9 dituliskan "Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-NYA, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah" Ia memberikan darahNYA sebagai penebusan untuk dosa-dosa kita.

Yang ketiga, kita dibenarkan karena IMAN DALAM YESUS. Dalam Roma 3 : 26 dituliskan "MaksudNYA ialah untuk menunjukkan keadilannya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus. Seseorang dibenarkan karena ia percaya kepada Yesus Kristus. Iman yang memperoleh pembenaran adalah iman dari hati (Roma 10 : 91-10 " Sebab jika kamu mengaku dalam mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan, karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan).

Selain iman dari hati tentunya iman yang bekerja (Yakobus 2 : 14 Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?) Jadi kalau seseorang sekedar mengatakan bahwa ia mempunyai iman tetapi iman itu tidak mendatangkan perbuatan yang sesuai dengan pengakuan imannya, iman itu tidak dapat dibenarkan.

Kepada orang yang mengira bahwa ia bisa menjalani kehidupan ini dengan sembrono yang menuju dosa dan dengan sombong mengatakan bahwa ia memiliki iman dan dibenarkan olehnya tetapi tidak menunjukkan imannya melalui perbuatan yang sesuai dengan kebenaranNYA ini merupakan pembenaran diri sendiri. Ketika karya Kristus di dalam kita telah tuntas, kita sesungguhnya akan menjadi seperti adanya kita dalam pandangan Allah.

Kepada orang yang merasa paling hina, paling berdosa dan tidak ada yang baik dalam dirinya, jangan keraskan hati saat ini waktunya untuk menerima kasih karuniaNYA, darahNYA, dan beriman kepada Yesus dalam hati serta memiliki iman yang bekerja maka seluruh kebenaran Allah yang sempurna yang menyelimuti Tuhan kita Yesus Krsitus akan diperhitungkan kepada anda. Karena kita berharga dalam pandanganNYA.

Bagikan:


RENUNGAN FAVORIT

Ibadah Raya GBIS Kepunton

by: GBIS Kepunton | 02 November 2018

Sabat Yobel

by: GBIS Kepunton | 29 October 2018

Kasih Allah Tak Berkesudahan

by: GBIS Kepunton | 31 October 2018

Berdiri Teguh

by: GBIS Kepunton | 27 January 2019

Doa Yabes

by: GBIS Kepunton | 29 October 2018

Penyertaan Allah

by: GBIS Kepunton | 02 November 2018

Jatuh dalam Kesuksesan

by: GBIS Kepunton | 20 January 2019

Badai Topan

by: GBIS Kepunton | 21 April 2019

Berjalan di Atas Air II

by: GBIS Kepunton | 17 February 2019

Kehidupan Doa

by: GBIS Kepunton | 06 May 2019

RENUNGAN TERBARU

Yunus didalam Perut Ikan 2

by: GBIS Kepunton | 18 August 2019

Ajar Kami Menghitung Sisa Umur Kami

by: GBIS Kepunton | 09 August 2019

Yunus didalam Perut Ikan

by: GBIS Kepunton | 04 August 2019

Sihir dan Okultisme

by: GBIS Kepunton | 31 July 2019

Saat Teduh

by: GBIS Kepunton | 01 July 2019

Tidur

by: GBIS Kepunton | 01 July 2019

Orang Kristen yang Sabar

by: GBIS Kepunton | 07 June 2019

Orang Tua : Imam Tuhan

by: GBIS Kepunton | 06 June 2019

Bagaimana Kita Dibenarkan

by: GBIS Kepunton | 05 June 2019

Ujilah Apa yang Berkenan kepada TUHAN

by: GBIS Kepunton | 04 June 2019